5 Konsep KERJA CERDAS bersama PayTren


  1. Waktu Yang Dibutuhkan Sedikit

Dalam pusaran waktu sehari semalam yang dibagi ke dalam 24 jam tidak banyak yang dapat kita manfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah Sang Khaliq pemberi segala nikmat dan Sang Penguasa Jagad. Terlalu sedikit waktu yang kita sisihkan untuk taqarrub kepada-Nya. Itu semua akibat kelalaian dan keserakahan manusia untuk mengejar dunia yang tanpa batas. Dan bahkan yang terjadi adalah semakin dikejar semakin menjauh, berjalan pelanpun kita akan tergilas dengan waktu yang tidak pernah tahu dan memberi toleransi.
Waktu terus berjalan menunaikan tugas dan kewajibannya untuk berputar dan berotasi pada lingkaran waktu 24 jam sehari semalam. Waktu itu terus berlalu dengan mengabaikan segala bentuk aktivitas manusia yang ada di pusaran waktu. Sangat celaka bila manusia tidak dapat memanfaatkan waktunya dengan baik. Dan ALLAH tidak pernah meminta manusia untuk mengabdikan diri kepada-Nya sepanjang waktu. ALLAH hanya ingin kita lebih dekat kepada-Nya walaupun hanya dengan HATI dan PIKIRAN.

Konsep BEKERJA dengan CERDAS wajib dilakukan untuk memberi ruang waktu yang luas untuk dapat lebih dekat dengan ALLAH, lebih tenang menghadap kepada-Nya, tidak gundah dan resah saat berhadapan dengan-Nya, sehingga ibadah yang kita lakukan kepada ALLAH memberi manfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat


  1. Kerja Orang Lain Bermanfaat Untuk Diri Sendiri
Dalam bekerja diperlukan tata kelola dan management yang baik dan professional, sehingga energi yang dikeluarkan sedikit. Sang manager / pimpinan dapat memberi tugas dan menduplikasi beberapa beban dan tugas kerja untuk dikerjakan orang lain. Sehingga pekerjaan dapat segera terselesaikan. Hal ini bermanfaat dalam rangka efisiensi waktu dan tenaga. Hal demikian bukan berarti kita memanfaatkan dan melepas tanggung jawab ke orang lain.
Dalam Konsep Kerja Cerdas yang terjadi adalah antara pemberi kerja dan yang diberikan kerja sama-sama bekerja dan sama-sama merasakan manfaatnya. Tetapi sang pemimpin alias leader secara intens melakukan pembinaan yang berkelanj5utan dan pengayoman terhadap hasil kerja bawahannya. Sebab hasil yang diperoleh dibagi secara proporsional tanpa ada pihak-pihak yang dirugikan. Dengan demikian suasana kerja semakin kondusif, kerukunan semakin damai, dan silaturrahim semakin erat.

Akibat hasil kerja yang dibagi secara adil dan proporsional, semangat kerja untuk meraih sukses bersama tumbuh semakin kuat. untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu “kebebasan financial, sejahtera lahir bathin”.


  1. Kerja Dengan Otak, Bukan Otot
Dalam dunia kerja, seringkali dan masih banyak di antara kita yang memanfaatkan tenaga atau kerja fisik (otot). Dalam masyarakat masih banyak didengar kerja dari pagi pulang malam peras keringat banting tulang. Saya masih ingat pada masa orde baru terkenal penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) ditambahkan menjadi P7 dan dipelintir menjadi “Pergi Pagi Pulang Petang Pendapatan Pas Pasan”. Dan memang hanya itu yang bisa dilakukan untuk mengais secuil rizqi guna memenuhi kebutuhan hidup keluarga yang setiap hari terus meningkat. Hasil kerja yang didapatkan tidak sesuai dengan tenaga yang dikeluarkan.
Dengan Kerja Cerdas, rizqi ternyata tidak harus dengan menggunakan otot. Tetapi bagaimana manusia mampu dan terampil memanfaatkan otak dan pikirannya untuk mendapatkan hasil yang maksimal tanpa mengeluarkan satu tetesan keringat mengucur dari badannya. Energi yang dikeluarkan kecil, pikiran tenang dan fisik tetap fit dan sehat, tetapi hasil kerja lebih besar dari pengeluaran dan kebutuhan hidupnya. Orang yang bekerja dengan otak dan pikirannya mampu dan terampil memanfaatkan keadaan lingkungan di sekitarnya, serta apa saja yang tersebar di ala ini.

Kemajuan dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberi ruang dan menawarkan sekian banyak kesempatan dan peluang untuk kita raih. Tinggal bagaimana kita bisa membuka otak dan pikiran kita untuk memanfaatkan semua itu. Sehingga dipastikan hamper tidak melibatkan otot sama sekali untuk meraih se-abrek rizqi yang terhampar di muka bumi ini. Dengan kecerdasan otak yang dianugerahkan oleh ALLAH, maka dengan satu klik, materi menjadi berlimpah, dan pendapatan lebih besar dari kebutuhan hidup. Itulah kesejahteraan hidup yang hakiki.  (Klik PAGE 2)

Halaman 1 dari 21...2 »

Balas

2 Komentar untuk "5 Konsep KERJA CERDAS bersama PayTren"

avatar
Urut berdasar:   terbaru | terdahulu | vote terbanyak
nur wulan
Tamu

sistem ok banget tdk lupa akan Allah tapi apa kiranya yang ditawarkan dengan menggunakan pikiran tadi?kerena dalam konsep tsb tdk dijelasan hal apa kiranya,trimksih

syamsul arifin
Tamu

Ada kutipan kalimat yg sempat saya baca….
Kerja keras cari aman (otot/otak kiri)
Kerja cerdas cari nyaman (otak kanan)
Kerja bijak cari kaya= bahagia lahir baten (otak super)

wpDiscuz