Bertindaklah di saatnya

Belajarlah untuk tidak “mengurusi urusan orang lain” di saatnya
Belajarlah untuk “tidak kepo” dengan perbuatan orang lain di saatnya
Belajarlah “cuek” dengan apa yang dikerjakan orang lain di saatnya
Biarlah urusan mereka, mereka dan Allah yang urus. Jangan ikut campur.
Sudahlah, biar amal perbuatan kita ya milik kita, amal perbuatan mereka ya menjadi milik mereka.

Sudah menjadi tanggungan masing2 dan dipertanggung jawabkan masing2 baik di dunia maupun di akhirat.
Setiap orang punya argumen masing2, biarlah semuanya dengan hak masing2.
Lebih baik, sibuk ngurus diri sendiri, amal sendiri, dunia akhirat sendiri.
Kehidupan dunia akhirat masing2 itu milik sendiri2 dan tanggung jawab sendiri2, dan sudah ada yang mengatur baik buruknya.

Jauhi jubriya’! ‘ujub, kibir, riya’.
Jauhi iri dengki.
Jauhi semua penyakit hati yang membuat Allah murka.
Amalkan husnudzon! Husnudzon pada Allah dan makhlukNya. Lebih menjadikan hati dan pikiran tenang dan serasa dekat dengan-Nya.

Yang perlu diingat dan ditanam dalam hati dan pikiran adalah “Yang baik menurutmu belum tentu baik juga di mata Allah, begitu juga dg yang menurutmu buruk, belum tentu buruk juga di mata Allah. Semua hanya Allah yang lebih tau mana yang baik dan yang buruk”.

#muhasabah 
#keepcalm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.