“Dimana Ada Jalan, Disitu (harus) Ada Kemauan”

“Jurus Antigagal” bagian #2

“Dimana ada jalan, disitu (harus) ada kemauan”

Istilah ini sedikit berbeda dari yang biasanya kita dengar, yaitu “dimana ada kemauan disitu ada jalan”. There is a will there is a way. Mengapa saya balik istilah tersebut? Selama pengalaman saya terutama dalam dunia bisnis atau usaha. Kita nih, orang Indonesia. Sebenarnya banyak sekali jalan yang sudah dibukakan dan tersedia untuk kita. Namun terkadang tiada kemauan yang keras untuk menempuh jalan itu. Seolah-olah kita selalu berkerlit “ah nanti pasti ada lagi kesempatan”, “biar nanti aja, pasti ada peluang lagi”. Dan masih banyak berbagai alasan yang selalu menguatkan kita untuk tidak berjalan (baca: memulai).

Jadi sebenarnya saya pribadi yakin bahwa jalan kesuksesan setiap orang itu ada. Dan setiap orang berbeda proses untuk melaluinya. Tinggal bagaimana sikap kita, apakah mau ambil jalan itu untuk menuju kesuksesan. Atau tetap diam di tempat, sementara yang lain sudah mulai merajut impian mereka. Keputusan sekali lagi, ada di tangan kita.

Mari kita tengok filosofi semut. Bagaimana mereka yakin banyak jalan terbuka bagi sekelompok semut untuk mengambil seonggok makanan. Jika tertutupi oleh dinding ia akan memanjat. Jika terhalang oleh batu ia akan berbelok. Jika ada di seberang mereka akan bergandeng-gelantungan. Begitulah cara sekelompok semut untuk mengaktualilasi kemauan dalam diri. Ya sekali lagi, saya meyakinkan bahwa jalan itu pasti ada. Hanya dengan kemauan keraslah kita bisa mencapai tujuanya.

“Motivasi terbaik adalah dirimu sendiri”

Salam Sukses PayTrener,

 

Agung Supermuda

(Aktivator PayTren Nasional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.