Multi Level Mardhatillah

[Total: 8    Average: 4/5]
MULTI  LEVEL MARDHATILLAH

Tujuan hidup sebagai orang mukmin adalah mencapai keridhaan Allah SWT (mardhatillah). Oleh karena itu, seorang mukmin meyakini sepenuh hati bahwa al-Qur’an kalam ilahi, dan tidak ada keragu-keraguan didalamnya, sebab segala kandungannya hanya berisikan kebenaran.

Bila dicermati, tujuan hidup yang berupa Mardhatillah atau mencari keridhaan Allah SWT. dapat dilihat dari lima aspek Multi level Mardhatillah (MLM) :

  • Mardhatillah dalam Individual
  • Mardhatillah dalam Keluarga
  • Mardhatillah dalam Bernegara
  • Mardhatillah dalam Umat Manusia.
  • Mardhatillah dalam Alam Semesta

Teknologi informasi telah mengubah cara memberikan amalan perbuatan yang berlebih dan berbagi manfaat yang menuai kebaikan berintraksi maupun bertransaksi dari lima aspek diatas. Tujuan utamanya adalah asertif bersedekah. Share, berbagi masa depan dengan segala kandungannya hanya berisikan kebenaran dasar kepada siapapun, semuanya tanpa batas waktu dan jarak.

Setiap pribadi selalu diberikan kelebihan akal sehat, Integritas, dan Responsibilitas  untuk mengatur waktu aktifitas berada dalam satu garis keseimbangan berkelanjutan yang disebut Manajemen-usia (manusia) kian melahirkan rekam jejak titian kehidupan yang disebut masa kerja dengan baik dan benar, dimana dan mau kemana setelah hari ini, dan pada akhirnya kembali untuk dimintai pertanggung-jawaban atas dasar kebenaran layanan berbagi manfaat dan keberkahan kepada orang lain maupun pribadi di hari kemudian.

Meretas Ladang Mardhatillah untuk berterima kasih kepada-Nya

Multi Level Mardhatillah, salah satunya adalah Meretas ladang Mardhatillah merupakan  sisi lan kebenaran dasar “Mardhatillah dalam umat manusia” utama yang membawa waktu jiwa kian meretas Amalan bersedekah masa depan, berbagi manfaat dan keberkahan kepada orang lain, ketika orang tersebut kemudian kian meretas ladang sedekah masa depan, berbagi manfaat dan keberkahan tersebut dengan mengajak orang lain untuk bersedekah juga. Merupakan cara akal untuk berpikir cerdas mengambil hikmah pelajaran dari setiap peristiwa yang dilalui atas Akuntanbilitas, Integritas, dan Responsibilitas  pribadi untuk berterima kasih kepada-Nya. Maka Allah SWT memberikan imbal balik amalan perbuatan yang berlebih dan berlipat-lipat bagi umat manusia yang menuai kebaikan berbagi.

Yang dimaksud dengan umat manusia disini adalah segenap komunitas masyarakat seperti, suku, ras, kelompok, organisasi dan komunitas-komunitas lainnya. Seyogyanya manusia (seorang mukmin) itu berperilaku baik dengan sesamanya, bukan saling menyakiti dan menzalimi, kepribadian yang senang melihat orang sedih dan sedih melihat orang senang, menimbulkan permusuhan-permusuhan yang sepatutnya tidak terjadi antara mereka. Jika segala bentuk dan jenis kebaikan dilakukan, niscaya akan tercipta mardhatillah dalam umat tersebut.

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan” (surah an-Nahl ayat 97) .

Mari kita buka wawasan seluas-luasnya tentang latar belakang berdirinya PayTren, salah satu By Product Ustadz Yusuf  Mansur, adalah membawa pengguna Teknologi Informasi kepada era peradaban ke tingkat lebih tinggi lagi.  PayTren merupakan suatu refleksi dan kolaborasi nilai-nilai positif berinteraksi maupun bertransaksi antar umat manusia lebih cerdas kian meretas ladang sedekah masa depan, berbagi manfaat dan keberkahan tersebut dengan mengajak orang lain untuk bersedekah juga. Maka Allah SWT memberikan imbal balik “cashback” amalan perbuatan yang berlebih dan berlipat-lipat bagi umat manusia yang menuai kebaikan berbagi.

Perlu Anda ketahui, setiap intraksi dan transaksi Anda akan bernilai sedekah, kenapa? Sungguh mulia dari Ustadz Yusuf Mansur, beliau buat PayTren tidak untuk mencari keuntungan sendiri tetapi 100% keuntungan tersebut untuk sedekah. Intinya beliau buat PayTren sebagai ruang wirausaha meretas ladang “Mardhatillah dalam umat manusia” secara berjamaah dan membagikan setiap keuntungan kepada Mitra serta hasilnya untuk sedekah. Subhanallah…

 MARTIN MADJID – TN0075409

[email protected]

Pahala sedekah jariah kian mengalir walaupun si pemberi sedekah telah meninggal ” Menyampaikan ilmu yang bermanfaat dan diamalkan kepada seseorang, dan merekapun menyampaikannya  kepada orang lain berkelanjutan

Balas

Kirim komentar

avatar
wpDiscuz