PayTren Bisnis Masyarakat

Dalam sistem penjualan aplikasi Paytren, sistem yang digunakan adalah sistem networking atau jaringan yang lebih kita kenal dengan sistem Multilevel Marketing / MLM. Memang banyak dari kita agak alergi dengan istilah tersebut, karena banyak yang (mungkin) pernah merasa “tertipu” atau tidak sukses dalam bisnis MLM. Lantas bagaiman kita menyikapinya..?

Sebenarnya, MLM hanyalah sistem penjualan saja. Yang paling penting adalah nilai manfaat dari produk itu memang lebih dengan harga yang “wajar”. Atau Produk ini memang kita butuhkan. Namun, sebagai seorang Muslim, saya juga perlu mempertimbangkan tinjauan syar’i-nya agar yakin akan dibolehkannya berbisnis paytren ini atau tidak.

Situs pengusahamuslim.com adalah salah satu referensi yang memuat tentang multi level marketing dalam timbangan syariat. Mengatakan bahwa “Apapun model dan nama bisnis tersebut pada dasarnya Halal selagi dilakukan atas dasar sama-sama Ridha, dan tidak mengandung unsur keharaman, unsur keharaman disini dijelaskan oleh website tersebut bahwa mengandung adanya spekulasi tinggi, dan adanya sesuatu yang tidak jelas.

Bagaimana dengan kita yang ingin berbisnis PAYTREN..?

Untuk itu kita harus menakar, mempertimbangkan, dan memutuskan Ok, mari kita analisa:

Asumsi saya Adalah penjualan PAKET BASIC seharga Rp. 340.000,- dengan ketentuan bahwa akan mendapatkan USER ID, Password, PIN, Lisensi penuh paytren dan Deposit sebesar Rp.15.000,- ini TIDAK TERMASUK DALAM POIN-POIN KEHARAMAN sistem MLM di atas karena beberapa hal berikut:

Harga yang ditawarkan adalah termasuk harga yang wajar untuk sebuah sistem aplikasi software dan aplikasi ini justru menawarkan kemudahan dan keuntungan dalam bertransaksi bagi pemakainyaUntuk pembelian paket BASIC, member tidak diwajibkan membayarkan sejumlah uang tertentu, karena biaya yang dibayarkan ya hanyalah untuk pembelian paket tersebut. Dalam klausul ketentuan, memang disyaratkan member mereferensikan kepada 2 orang, namun ini sifatnya tidak mengikat karena tidak ditentukan waktunya alias bebas.. Dan tidak ditarget jumlahnya. Tidak ada pemaksaan bagi member untuk membeli produk Treni atau paytren semisal Habspro atau treni power, yang ada malah memang member akan selalu melakukan pembayaran rutin seperti PLN, PDAM, Pulsa dan yang lainnya dengan lebih mudah melalui aplikasi PAytren ini.Tidak ada unsur penipuan karena sistem yang ditawarkan jelas, dan untuk sistem penjualan networking yang ada justru untuk saling menguntungkan antar member.Untuk sistem komisi bagi member yang berhasil menjualkan paket paytren tidak ditentukan semacam target penjualan

Pada INTINYA adalah, penjualan PAYTREN ini murni karena memang aplikasi ini dibutuhkan untuk mempermudah kegiatan kita yang berkaitan dengan pembayaran-pembayaran rutin bulanan. Adapun bagi yang berniat untuk menjadi agen untuk berjualan aplikasinya, harus benar-benar menjelaskan secara gamblang dan JELAS kepada calon konsumen tentang keunggulan dan manfaat yang didapat jika masuk ke komunitas PAYTREN..

dan kita harus BERILMU dahulu sebelum menjual PAYTREN ini kepada KONSUMEN.. dan seyogyanya tetap memberikan penjelasan kepada konsumen kita jika masih kurang paham dalam penjualannya..

Memang perlu HATI-HATI dalam berbisnis PAYTREN ini kalau sudah masuk ke iming-iming angka yang terlalu besar seperti yang dijanjikan dalam reward bonusnya. Yang akhirnya kita asal jual-jual saja tanpa memberikan penjelasan yang lengkap.. Hanya bersemangat menjaring member saja tanpa memberikan edukasi yang memadai.. Jika ini terjadi maka bisa masuk ke subhat ghoror karena dikhawatirkan konsumen yang kurang paham akan kecewa. Maka, kuatkanlah ILMU dan selalu memberi informasi yang JELAS kepada Konsumen itu adalah kata kuncinya..

Wallahu A’lam

Sumber : http://satriapaytren.blogspot.com/2015/05/tinjauan-syari-dalam-mlm-paytren.html

Balas

Kirim komentar

avatar
wpDiscuz