PayTren Dukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT)

PayTren Dukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT)

MASYARAKAT INDONESIA MENUJU LESS CASH SOCIETY

Perkembangan dunia teknologi informasi dan komunikasi saat ini bergerak sangat cepat. Banyak teknologi-teknologi baru yang lahir dimana hal ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia dalam berbagai bidang kehidupan seperti politik, ekonomi, pendidikan, budaya dan masih banyak yang lainnya. Hadirnya era digital menciptakan banyak inovasi-inovasi baru yang mungkin sebelumnya tidak pernah kita pikirkan sama sekali. Inovasi-inovasi inilah yang pada akhirnya merubah gaya hidup seseorang.

Hadirnya teknologi informasi saat ini memacu suatu cara baru dalam kehidupan kita. Kehidupan ini lebih dikenal dengan sebutan e-life. E-life sendiri jika diartikan secara sederhana memiliki arti bahwa kehidupan kita saat ini sudah sangat dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Lihat saja sekarang sudah banyak istilah-istilah baru dengan awalan huruf ‘E‘ yang merupakan singkatan elektronik seperti e-voucher, e-learning, e-money, e-commerce, e-government dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Mari beralih menuju transaksi non tunai

Seperti yang sudah saya tulis diatas, era digital saat ini sudah masuk di segala bidang tidak terkecuali di bidang ekonomi dan perbankan. Saat ini kebutuhan untuk bertransaksi sangat tinggi, kebutuhan uang tunai dalam aktivitas pembelian atau belanja sedikit demi sedikit harus bisa dikurangi. Mengingat perlunya untuk menjaga tingkat keamanan dalam bertransaksi seperti menghindari uang palsu, menghindari antrian untuk menunggu uang kembalian dan tentunya mencegah terjadinya pencurian saat membawa uang tunai. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan tersebut maka Bank Indonesia selaku bank sentral menggiatkan program bernama GNNT. GNNT sendiri adalah singkatan dari Gerakan Nasional Non Tunai.

GNNT adalah singkatan dari Gerakan Nasional Non Tunai. Ini merupakan sebuah program yang dicetuskan oleh Bank Indonesia pada tanggal 14 Agustus 2014 lalu. Pengadaan perencanaan ini telah ditandatangani oleh Bank Indonesia dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, pemerintah daerah, dan asosiasi pemerintahan provinsi seluruh Indonesia sebagai komitmen untuk mendukung kemajuan transaksi non tunai di Indonesia.

Balas

Kirim komentar

avatar
wpDiscuz